Blog

Bahaya Mengintai, Rutinlah Mengganti Sprei Tempat Tidurmu

Admin | 16 Dec 2020 - 17:37

Hayo~ Mimin mau tanya kapan terakhir kali kalian mengganti sprei dan sarung bantal guling tempat tidur kalian? Kira-kira kalian masih ingat nggak? Mungkin bagi sebagian orang terdengar sepele, namun tahukah kalian jika tidak rutin dilakukan ternyata terdapat bahaya yang mengintai?

Ingat bahwa sprei merupakan bagian dari rumah yang paling dekat dengan kita juga, smart people. Jangan sampai lupa untuk rutin mengganti sprei dan sarung bantal guling kalian dengan yang baru dan bersih.

Berapa lama baiknya sprei dan sarung bantal guling rutin diganti?

Idealnya adalah 2 minggu sekali smart people untuk kita mengganti sprei dan sarung bantal guling tempat tidur. Namun, jika selama 1 minggu sudah terlihat kotor, maka segeralah ganti sprei dan sarung bantal gulingmu tanpa perlu menunggu selama 2 minggu.

Gimana klo gantinya 1 bulan sekali, bolehkah?

Jika memang tempat tidur itu jarang digunakan sebenarnya tidak apa-apa. Tapi bukan berarti kamu tidak rutin mengeceknya ya smart people. Jangan malas untuk memeriksa dan membersihkan permukaannya ya.

Mengapa perlu rutin mengganti sprei dan sarung bantal guling tempat tidur?

1. Keringat pasti menempel di sprei dan sarung bantal guling tempat tidur
Pasti kalian pernah kan saat tidur berkeringat. Sangat wajar karena walau sedang tidur kulit kamu akan tetap memproduksi keringat. Nah keringat ini kemudian akan menyerap ke serat kain sprei dan sarung bantal guling. Kondisi lembab ini tentu sangat disukai oleh bakteri.

2. Sel kulit mati yang juga menempel pada sprei dan bantal guling tempat tidur
Tidak hanya keringat, saat tidur kulit kita akan mengalami regenerasi. Sangat memungkin sekali sel-sel kulit mati yang rontok akan menempel pada sprei dan sarung bantal guling tempat tidur. Apabila dibiarkan terlalu lama, kondisi ini juga akan mengundang mikroorganisme lain seperti kuman atau bakeri.

3. Dapat menimbulkan iritasi pada kulit
Tidak rutin mengganti sprei dan sarung bantal guling tempat tidur bisa menjadi alasan kulit kita mengalami iritasi. Debu dan kotoran yang menempel memungkin kulit kita mengalami iritasi. Belum lagi jika terdapat hewan-hewan kecil tak kasat mata yang menempel pada sprei dan sarung bantal guling tempat tidurmu.

4. Salah satu pemicu munculnya jerawat
Alasan yang ini tentu sudah cukup sering didengarkan smart people. Dampak yang dihasilkan jika tidak rutin mengganti sprei dan sarung bantal guling tempat tidur adalah munculnya jerawat. Tak hanya pada wajah saja, tetapi juga dapat memicu munculnya jerawat pada punggung.

5. Waspada kutu dan tungau smart people
Ini juga pasti sering didengarkan bahwa kutu dan tungau dapat mengancam kesehatan kamu. Kondisi sprei yang tidak bersih serta jarang diganti sangat memungkinkan hewan-hewan ini muncul. Kecil-kecil cabe rawit, hewan-hewan ini dapat menyebabkan kulit kamu menjadi iritasi dan menimbulkan efek panas dan gatal-gatal pada kulit.

6. Kebiasaan makan di atas Kasur yang dapat mengundang hewan-hewan kecil
Teringat omongan orang tua yang selalu bilang “jangan makan di atas Kasur ntar banyak semut”. Ya benar. Kebiasaan makan di atas tempat tidur ini dapat mengundang hewan-hewan kecil seperti semut hingga kecoa. Kedatangan hewan-hewan ini dapat menambah daftar kuman dan bakteri yang mereka bawa ke atas tempat tidur.

Bagaimana cara mencuci sprei dan sarung bantal guling yang benar?

Kalian bisa merendamnya dengan air panas dan deterjen selama kurang lebih 20-30 menit. Air panas dapat membantu melunakan dan mengangkat kotoran yang menempel. Tapi jangan lupa baca instruksi perawatan yang biasanya sudah tertera pada label di kain tersebut ya smart people.

Pada label tersebut biasanya akan sudah mencantumkan segala informasi yang kamu butuh seperti boleh tidaknya menggunakan mesin cuci, suhu air panas yang direkomendasikan, dan lain-lain.

 

Picture/Photo:
© freepik.com

Whatsapp Qweena Official